CerMi Diskusi Assignment 10

OK rekan iLP ini kompilasi postingan tugas dari temen kelas MK Pengantar Manajemen MJ100Z yang sudah menyelesaikan assignment nya, banyak hal yang dapat kita petik dan ulas dari proses dan kegiatan belajar mengajar (P/KBM) perkuliahan iLearningPlus ini, salahsatunya adalah temen-temen di MJ100Zters ini diajak untuk “mau dan mampu” berbagi pengalaman, pengetahuan, ilmu dan apapun yang dimiliki dan difahami dari hasil mengikuti perkuliahan (khususnya di MK Pengantar Manajemen).

Memang terkadang dapat dikatakan “sulit” bagi seseorang untuk dapat menggabungkan kata “mau dan mampu” itu dijalankan sebagaimana harusnya (terkadang mungkin kita ada kemauan tetapi sementara kemampuan belum ada atau sebaliknya kemampuan sudah mumpuni tetapi kemauan selalu dihalangi dengan kata “malas” jadinya yah gak pernah jadi-jadi tuh berbagi dan memberi kebaikan itu. Namun saya yakin semua itu bisa diwujudkan kok! ya kan? Contohnya yah ini buktinya yang sedang rekan baca ini……dimana ada kemauan disitu ada jalan kok…he….he…he (asal jangan terus jalan-jalan ngelancong aja deh)

Di sesi diskusi kali ini Bro Adi memang absen gak ikutan nimbrung, informasinya sih Bro Adi baru sembuh dari sakit…..sakit beneran sih bukan sakit-sakitan seperti tetangga sebelah kita sebagai “wakil rakyat” yang terhormat justru sekarang jadi pesakitan tuh dan sakitnya….sampai ke ulu hati yang paling dalem….he….he….he dan drama episode berikutnya akhirnya “kejedot” tiang listrik (jangan ditiru yah Bro…..”#save tiang listrik#”)

OK men-temen boleh dibaca dan dikomentari lagi nih postingan kita ini yah, selamat menikmati hari-hari terbaik kita, kalau ada yang mengatakan “damai itu indah” saya tambahkan lagi “dengan berbagi dan memberi itu lebih indah lagi”………….

Kita sedang membahas 7 kebiasaan orang-orang menuju keberhasilan (hidup & kehidupannya) seperti yang ditulis dalam bukunya Stephen R Covey bisa dibaca DISINI

Discussion Postings

ProfileFrom Muhammad Rizaldy Fitrah @ 16 Nov, 12:21 pm (5 days ago)

Selamat siang, salam sehat yang sangat luar biasa. Selanjutnya saya akan melanjutkan maksud dan tujuan perintah diskusi di atas. Berikut contohnya dari masing – masing kuadran :

Kuadran 1 [Penting dan Urgen] :

  1. Menunaikan ibadah shalat 5 waktu setelah tiba waktunya
  2. Menunaikan ibadah puasa dan zakat wajib
  3. Memperbaharui/membayar pajak dokumen dokumen penting kendaraan, seperti SIM, STNK, dll.
  4. Membeli bakan bakar kendaraan (bensin) ketika indikator mendekati EMPTY
  5. Memadamkan api ketika terjadi kebakaran atau mencabut aliran listrik ketika terjadi banjir di rumah tinggal

Kuadran 2 [Penting tetapi tidak Urgen]

  1. Menyantuni anak yatim & dhuafa, membayar zakat mal, infaq, shodaqoh, menunaikan ibadah haji (penting karena berhubungan dengan akhirat, tidak urgen karena hanya diperuntukkan untuk yang mampu)
  2. Mempercantik karir dan pendidikan setinggi tingginya agar tercapai kemapanan sewaktu masih muda
  3. Menikah dan memiliki anak jika sudah menikah hehe
  4. Membeli rumah/tanah/kavling/lahan, mobil, motor, peralatan rumah tangga, dll
  5. Mengambil hak cuti di tempat kerja kemudian mengajak keluarga piknik

Kuadran 3 [Tidak penting tetapi Urgen]

  1. Bermain COC, Mobile Legends, Capsa Susun, dll
  2. Membeli hp baru namun uangnya tidak mencukupi, akhirnya nekat meminjam uang ke orang lain demi menuruti nafsu
  3. Ngopi
  4. Nonton sinetron/FTV/Bioskop
  5. Mengejar acara diskon terbatas suatu produk

Kuadran 4 [Tidak penting dan Tidak Urgent]

  1. Menggunakan dan mengedarkan NARKOBA, miras, serta merokok (karena saya bukan perokok hehe, sorry nih buat yang merokok)
  2. Melakukan KKN di tempat kerja / Pungli
  3. Sorry nih ngopy punya pak Endang, ya karena juga sepemikiran hehe. Hangout ke tempat sejenis Alexis hehe
  4. Ghibah, Hasad, Angkuh, Dzolim terhadap orang lain
  5. JUDI

Pengalaman dan Pendapat :

Dari contoh di atas yang saya berikan, merupakan  kejadian/pengalaman/peristiwa nyata yang saya alami serta harapan & cita-cita saya (untuk yang belum tertunaikan). Sesuai materi kita kali ini, yaitu “DAHULUKAN YANG UTAMA“. Maka hikmah dan fadhillah yang dapat diambil adalah :

  1. Dahulukan yang utama (Kuadran 1 —–> Kuadran 2 —–> Kuadran 3)
  2. Kuadran 4 tidak perlu ditunaikan

Terakhir, saya mengucapkan terima kasih untuk dosen PM yang tercinta, yaitu Bapak Endang Suryana, S. Sos.,M.M. karena dengan diskusi ini memberikan reminder serta semangat untuk saya pribadi

From Muhammad Rizaldy Fitrah @ 16 Nov, 12:22 pm (5 days ago)

Monggo hadirin sekalian yang insyaallah dirahmati Tuhan YME, berdiskusilah hehe

Profile From Endang Suryana @ 19 Nov, 6:28 am (3 days ago)

Wuiiiiiih setuju 100%……..Rizal udah jadi “nurturist sejati” nih…..

OK………..!!! Bravo

ProfileFrom anjelika anjelika @ 20 Nov, 10:53 am (1 day ago)

iya bener sekali apa yg kaumu tulis zal…

kuadran 4 itu emang tidak penting apalagi no 4 ghibah itu,,,sungguh tidak penting

ProfileFrom Muhammad Rizaldy Fitrah @ 20 Nov, 3:50 pm (1 day ago)

Sangat luar biasa terima kasih komentarnya 😀

ProfileFrom Cahyo Anggoro Seto @ 20 Nov, 6:18 pm (1 day ago)

pendapat yang bagus dari mas rizal 🙂

ProfileFrom anjelika anjelika @ 20 Nov, 10:47 am (1 day ago)

selamat siang semuanya,berikut ini adalah contoh menurut saya,,,

Contoh-contoh dibawah ini hanya sebagai gambaran, dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan atau tingkat kepentingan dan waktu suatu kegiatan.

Penting dan Mendesak

  1. mungkin kalua diagama saya yang pergi ke gereja
  2. Untuk pelajar dan mahasiswa, misalnya besok mau ujian akhir, malam ini harus mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan untuk menghadapi ujian tersebut, misalnya alat-alat tulis, kartu ujian, dan membaca-baca kembali topik pelajaran yang akan diujikan.
  3. Pertemuan bisnis
  4. Peristiwa yang bersifat krisis, misalnya kecelakaan
  5. Pekerjaan yang memiliki batas waktu

Penting dan Tidak Mendesak

  1. Untuk pelajar dan mahasiswa misalnya, mengulang-ngulang pelajaran.
  2. Kegiatan-kegiatan yang bersifat perencanaan atau pencegahan.
  3. Menjalin dan membangun persahabatan atau kekluargaan (silaturahmi)
  4. Rekreasi
  5. Mengerjakan tugas lebih awal.

Tidak Penting dan Mendesak

  1. Mengejar acara diskon terbatas suatu produk
  2. Membuka e-mail atau menjawab telepon dari teman-teman yang kadang-kadang iseng
  3. Pertemuan-pertemuan yang kadang-kadang hanya bersifat rutinitas
  4. nyuci baju
  5. nyetrika baju

Tidak Penting dan Tidak Mendesak

  1. Ngobrol-ngobrol  tidak tentu arah
  2. Menonton program-program televisi tertentu
  3. Kegiatan-kegiatan yang bersifat pelarian atau berlebihan misalnya main game dan mengisi teka-teki silang.
  4. Kegiatan-kegiatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain
  5. main game seharian (kerjaan teman namanya suryo) main game mulu..

terima kasih buat bapak Endang Suryana, S. Sos.,M.M.telah memberikan materi ini dalam bentuk discusi dengan memperdalam materi tentang dahulukan yang utama ini,membuat kita mengerti mana yang harus didahukan.

ProfileFrom anjelika anjelika @ 20 Nov, 10:49 am (1 day ago)

monggo di comment temen-temen..dan mungkin bapak Endang Suryana, S. Sos.,M.M yang tercinta ikut mengomentari apa-apa yg salah atau kurang

trimakasih

ProfileFrom Muhammad Rizaldy Fitrah @ 20 Nov, 3:55 pm (1 day ago)

Contoh yg bagus mba damanik ;D

Tapi ada yang ngeganjel nih, ko nyuci baju sama nyetrika baju tidak penting sich? hehe

ProfileFrom Cahyo Anggoro Seto @ 20 Nov, 6:16 pm (1 day ago)

nyuci baju dan nyetrika penting tuh. apalagi untuk perempuan mba 😀

Profile From Endang Suryana @ 21 Nov, 5:36 am (1 day ago)

empat kuadran yang “manusiawi” nih Anjelika…..progresive jika kita ikut seperti pict ini nih…….he…he…he

 

ProfileFrom Chandra Abianto @ 20 Nov, 1:44 pm (1 day ago)

Selamat siang untuk semuanya, berikut saya berikan sedikit contoh untuk kuadran2 yang ada diatas:

Penting Dan Mendesak:

1.Menunaikan shalat 5 waktu

2.Menjenguk tetangga,keluarga ataupun saudara yang sedang sakit

3.Menyiapkan perlengkapan untuk kerja / untuk kuliah

4.Meeting untuk posisi Chief of Store (kepala toko)

5.Makan teratur agar tidak mudah terserang penyakit

Penting dan tidak mendesak

1.Berlibur ke London

2.Menonton tim sepakbola kesayangan berlaga di televisi

3.Membeli perlengkapan kantor, rumah tangga, tempat kerja. dll

4.Bersilaturahmi bersama keluarga, tetangga dan juga saudara

5.Mengambil hari libur di waktu kerja untuk keperluan

Tidak penting dan mendesak

1.Menunda hari libur kerja untuk masuk kerja karena hal yang mendadak

2.Bermain game FIFA Mobile

3.Membeli suatu produk yang sedang diskon besar-besaran

4.Ngopi, nge-teh, dll.

5.Melihat jadwal kerja

Tidak penting dan tidak mendesak

1.Mengangkat telepon teman yg sedang iseng

2.Ngerumpi, ngegosip, membicarakan hal2 yang aneh

3.Melakukan perbuatan tercela yang merugikan diri sendiri dan orang sekitar

4.Merokok, berjudi, meminum minuman keras, nongkrong dengan orang2 yang tidak dikenali, pulang larut malam.

5.Bermain game, berekreasi, travelling dan sebagainya untuk mengisi waktu luang

Terimakasih untuk pak Endang Suryana , S.Sos, M.M. yang sudah memberikan tugas diskusi ini yang dapat mengingatkan saya mana hal yang penting dan yang tidak penting, yang di dahulukan dan yang belakangan.

ProfileFrom Muhammad Rizaldy Fitrah @ 20 Nov, 3:57 pm (1 day ago)

Mantap mas chandra. u are nurturis 😀

ProfileFrom Cahyo Anggoro Seto @ 20 Nov, 6:15 pm (1 day ago)

Berikut Ini adalah contoh nyata kuadran menurut saya :

Kuadran 1 [Penting dan Urgen] :

  1. Menunaikan ibadah shalat 5 waktu (untuk muslim).
  2. Menyediakan kebutuhan pokok rumah tangga perbulan. (pangan).
  3. Memberikan pendidikan untuk anak (formal / non formal).
  4. Sharing dengan keluarga/org tua setiap malam sebelum tidur (mengenai permasalah kantor, percintaan, study).
  5. Menyelesaikan pekerjaan yang sifatnya deadline.

Kuadran 2 [Penting tetapi tidak Urgen]

  1. Mendapatkan gelar pendidikan setinggi tingginya.
  2. Memiliki tabungan pendidikan untuk anak.
  3. Memiliki investasi untuk masa tua.
  4. Memiliki Perencanaan Dan Memiliki Target (dalam Karir Maupun Percintaan)
  5. Memiliki Rumah, untuk berkeluarga.

Kuadran 3 [Tidak penting tetapi Urgen]

  1. Refreshing (dari dunia pekerjaan).
  2. Selalu update berita terkini terhadap lingkungan kita/ dunia luar. ( melalui browsing, radio / televisi)
  3. Upgrade Gadget (apabila gadget tidak bisa menjalankan aplikasi-aplikasi terbaru).
  4. Membeli pakaian kerja.
  5. Mempelajari hal baru diluar bidang keahlian kita.

Kuadran 4 [Tidak penting dan Tidak Urgent]

  1. Hangout.
  2. Shooping.
  3. Merokok
  4. Ngopi
  5. Bermain Game.
Posted in

Article written by

Tak Ada Orang yang Terlalu Tua Untuk Belajar (Holbrook Jackson)

Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan mengerjakannya tiga hari kemudian. (Abdullah Ibnu Mubarak)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.